KONASPI 7

Akhirnya dapat kesempatan untuk menuliskan hasil yang diperoleh pada Konvensi Nasional Pendidikan Indonesia (KONASPI) 7. Semoga bermanfaat buat mahasiswa yang ditinggal pada saat itu karena harus mengikuti acara tersebut dan buat orang lain yang ingin tahu tapi tidak mendapat kesempatan untuk itu.

Image

B. J Habibie. Waktu sudah menunjukkan pukul 08.15, mbak petugas yang mensterilkan jalanan sudah mulai meminta orang-orang untuk minggir, beruntung saya dapat duduk di tengah paling pinggir. Cepret cepret..akhirnya dapat juga foto beliau dan bisa melihat beliau dari dekat. I am so happy.

Eyang, begitu sapaany yang ingin didengarnya ketika kami memanggil beliau karena dia merasa memiliki usia 1 generasi di atas kami semua. Beliau merasa lebih pantas untuk dipanggil eyang, karena kami sama seperti cucunya. Pesan beliau terkait pendidikan karakter adalah setiap orang harus memiliki nilai tambah pribadi. Niai tambah itu bisa dalam bentuk apa saja, seperti nilai hidup yang lebih dari yang lain, karakter yang baik, pengetahuan dan keahlian tertentu yang dimiliki lebih dari yang lain. Nilai tambah itu mungkin tidak kita dapatkan di bangku sekolah (pendidikan formal). Ini merupakan tanggung jawab pribadi kita untuk mencari dan mendapatkan nilai tambah pribadi tersebut.

Dan banyak lagi paparan dari Eyang tentang semangat hidup dan pengalamannya ketika memiliki nilai tambah pribadi yang kemudian membawanya kepada kesuksesan, sehingga beliau bisa dikenal sampai ke Jerman. Sudahkah kita memiliki nilai tambah pribadi tersebut?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s