Kesempatan Luar Biasa

Semua berawal dari mengirimkan abstrak tulisan terkait dengan tema konferensi/seminar. Tanggal 31 oktober s.d 2 november 2012, Tuhan memberi kesempatan pada saya untuk ikut dalam konvensi nasional pendidikan Indonesia ke 7 (Konaspi 7). Awal mula keikutsertaan saya adalah karena mengirimkan abstrak. Hari terakhir pengiriman abstrak dengan terburu-buru, sambil melihat tema dan subtema dari Konvensi tersebut lalu mencocokkannya dengan buku-buku yang saya miliki di rumah. 20 menit kemudian abstrak singkat telah jadi dan telah dikirim. Seminggu kemudian pengumuman, abstrak saya diterima. Butuh 2 minggu untuk melengkapi makalah agar layak untuk menjadi pemakalah pendamping. Full paper dikirimkan dan hasil pengumumannya adalah tidak diterima. Suatu kehormatan bagi saya bahwa pemakalah pendamping yang tidak diterima dapat ikut hadir dalam acara tersebut. Saya bertemu dengan banyak orang penting disana seperti B. J Habibie, Ary Ginanjar, Tilaar, Wamen Kemendikbud, dan rektor-rektor beberapa universitas negeri di Indonesia, serta teman-teman dosen dari berbagai universitas. Tema konaspi tentang pemantapan karakter untuk generasi tahun 2045. Saya sebagai pendidik selaku dosen di kampus dan orang tua di rumah, sangat bersyukur mengikuti Konvensi ini, banyak hal yang saya peroleh. Saya akan berusaha untuk menjadi orang tua dan guru yang berkarakter. Tugas utama saya pula mendidik mahasiswa dan terutama anak saya agar mampu memasuki tahun keemasan Indonesia 2045.

Kesempatan lain adalah mengikuti konferensi literatur ke 22 di UNY pula. Tema terkait dengan literatur. Kebetulan saya mendapat kesempatan untuk melakukan penelitian terkait dengan cerita rakyat dan pembentukan karakter. Puji Tuhan, abstrak dan full paper yang saya kirimkan diterima. Walaupun kegiatan ini belum terlaksana yaitu pada tanggal 7-9 November 2012, saya akan berusaha menunjukkan yang terbaik ketika melakukan persentasi.

Kesempatan yang sama juga saya peroleh untuk menjadi pemakalah pendamping dalam seminar nasional tentang bahasa dan profesionalisme guru. Hari-hari itu pasti menjadi hari yang sangat sibuk buat kami terutama saya. Selain berpikir harus masak apa untuk ditinggal buat Casey, saya juga harus berpikir bagaimana menampilkan persentasi makalah yang baik didepan audience. Casey juga menjadi sibuk dan berpikir, aku harus tidak menangis jika ditinggal bunda, dan harus bermain bersama yang lain. Puji Tuhan semua dapat terjadi karena campur tangan Tuhan.

Kesempatan demi kesempatan yang boleh saya dapatkan juga tak lepas dari dukungan orang-orang terdekat saya terutama bude Tri yang selalu menggantikan posisi saya ketika saya berada diluar rumah untuk mengikuti konferensi ini dan itu. Perkembangan dan pertumbuhan anak saya Casey juga semakin baik dan itu juga karunia Tuhan dan bantuan pengasuhan bude.Image. Rasa kasih dan sayang yang diberikan Bude Tri buat Casey dan saya, tidak mampu terbayarkan oleh apapun. Terima kasih banyak. Tuhan memberkati berlimpah-limpah untuk keluarga besarnya terutama untuk anak-anaknya. Amin

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s