Setiap anak butuh waktu untuk adaptasi

ImageImage

Bulan lalu kami sekeluarga jalan-jalan ke pantai Indrayanti dan pantai Baron, Yogyakarta. Kebetulan kami diajak jalan-jalan oleh  keluarga mba Nurul (mahasiswa yang menginap di rumah). Casey suka sekali main air kalau di rumah, namun ketika kami ajak ke pantai, ia ketakutan untuk menyentuh air. Segala cara sudah dilakukan agar Casey mau, paling tidak menyentuh air dan bersenang-senang. Kenyataannya tidak. Sulit sekali bagi Casey untuk bisa menikmati liburan yang terkait dengan air. Pernah juga waktu itu diajak ke kolam renang, Casey nangis juga. Kadang kala kami sebagai orang dewasa tidak sabar menghadapi sikap tersebut. Namun memang setiap anak butuh adaptasi dan harus merasakan aman terlebih dahulu baru mau berbaur. Itu juga yang dilakukan Casey pada waktu itu. Setelah melihat ayah dan bundanya bermain air, pelan-pelan ia bermain pasir, lalu semakin mendekat, mendekat dan akhirnya tanpa paksaan dari kami, ia mau bermain. Senang rasanya melihat proses adaptasi tersebut, namun baru sebentar ia masuk kedalam air, hari sudah mulai gelap. Kami terpaksa harus mengangkatnya dan membersihkannya. Tidak apa-apa, lain waktu Casey pasti kami ajak jalan-jalan lagi ke tempat-tempat yang ada airnya. Kami juga berharap proses adaptasi tersebut berlangsung lebih cepat sehingga waktu liburan menjadi lebih menyenangkan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s